Posts

Showing posts from January, 2016

MENGONVERSI PENGGALAN NOVEL KE DALAM TEKS DRAMA PENDEK

Image
Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat mengonversi teks novel ke dalam teks drama pendek sesuai dengan struktur dan kaidah yang baik. Kita main kuis-kuisan lagi yuk! Kali ini bayangkan kalian sebagai seorang calon penulis dengan sebuah ide yang sederhana. Mari kita mainkan games -nya! Urutkanlah menjadi cerita yang paling horor sedunia. Bagaimana kawan? Ternyata bermain menjadi seorang penulis itu cukup menyenangkan ya? Berbagai ide muncul tenggelam dalam benak kita, yang seolah-olah membuat kita membayangkan sebuah adegan film dengan banyak gambar yang berwarna. Itulah imajinasi!       Menulis merupakan salah satu pekerjaan kreatif yang menyenangkan. Dengan imajinasi, kita lebih bebas berekspresi tanpa harus terjegal hambatan-hambatan yang membatasi kehendak kita. Karena imajinasi tak punya batasan. Jadi mari kita melatih diri untuk bebas berkreativitas dengan menulis.       Trik paling dasar untuk bisa menulis novel adalah sering-sering mencoba mengembangkan kalimat sederha

EVALUASI ISI PENGGALAN TEKS NOVEL

Image
Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat membaca teks cerita fiksi dalam novel untuk memahami struktur dan isinya. 2. Siswa dapat mencermati teks cerita fiksi dalam novel untuk memahami isi dan pesan yang disampaikan dalam cerita. 3. Siswa dapat mengevaluasi isi penggalan teks cerita fiksi dalam novel. Pencinta quippers semua, sebelum belajar mari kita sedikit refresing dengan games asah otak dan wawasan kita tentang novel ini!       Bagaimana kawan-kawan? Permainan yang baru saja dimainkan cukupkah menguji wawasan kita mengenai perkembangan novel di Indonesia? Novel-novel dan penulis-penulisnya tersebut sudah demikian terkenal di benak pecinta sastra tanah air. Penulis-penulis tersebut menjadi populer, bukan saja karena penghasilan yang didapatkan dari royalti penjualan karya mereka, tetapi juga karena kualitas karya mereka yang mampu memotivasi banyak pembaca. Novel-novel yang berkualitas selalu berisikan harapan-harapan atau luapan cita-cita terhadap kondisi ideal sebuah

EVALUASI STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN PENGGALAN TEKS NOVEL

Image
Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat membaca teks cerita fiksi dalam novel untuk memahami struktur dan isinya. 2. Siswa dapat mencermati teks cerita fiksi dalam novel untuk memahami ciri kebahasaannya. 3. Siswa dapat mengevaluasi teks cerita fiksi dalam novel berdasarkan struktur dan kaidah-kaidah kebahasaannya. Saatnya kita sampai di penghujung materi pembelajaran kelas XII. Tidak terasa, tiga tahun sudah kita berseragam putih abu-abu. Banyak sekali kepingan-kepingan kenangan yang sungguh berat untuk ditinggalkan. Apapun itu, belajar adalah kegiatan seumur hidup. Meskipun materi formal dalam pembelajaran hampir usai, pasti banyak sekali kesempatan bagi kita untuk terus mengasah diri dalam belajar.       Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kita telah banyak mengetahui dan memahami materi, terutama pembelajaran sastra. Bagi pembelajaran sastra dalam bahasa Indonesia, kegiatan yang harus sering kita lakukan adalah membaca. Apalagi di pembelajaran terakhir ini, kita dihadap

MENULIS SINOPSIS NOVEL

Image
Tujuan Pembelajaran: Siswa memahami cara menulis sinopsis novel. Dalam materi ini, kita akan mempelajari cara menulis sinopsis novel. Sinopsis adalah karangan yang berisi ringkasan dari sebuah novel. Membuat sinopsis novel tidak seperti meringkas buku nonfiksi. Meringkas novel harus tetap memperhatikan karakter tokoh, latar, serta perkembangan alur peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalam novel. Ada beberapa langkah cara membuat sinopsis novel. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut. 1. Membaca terlebih dahulu novel. Tujuannya adalah untuk memahami isi novel dengan baik. 2. Memahami dan mengelompokkan berbagai peristiwa berdasarkan alur atau plot. Cerita umumnya tersusun atas beberapa tahapan alur. Memahami tokoh dan perwatakannya. Meski sinopsis berisi ringkasan novel, penulis novel tetap harus menampilkan karakter tokoh. Penjabaran karakter ini bisa ditampilkan dengan narasi pembuat sinopsis. Menentukan gagasan pokok cerita. Gagasan adalah ide-ide pokok

MENGANALISIS TEKS CERITA PENGGALAN NOVEL

Image
Tujuan Pembelajaran : Siswa mampu menganalisis penggalan teks novel. Pada topik kali ini, kita akan belajar tentang cara menganalisis novel. Dengan menganalisis, kita akan menguraikan teks novel ke dalam unsur-unsurnya. Misalnya, kita mengenal tokoh sebagai bagian dari unsur novel. Nah, bagaimana cara kita menentukan tokoh dalam novel tersebut? Lalu, bagaimana untuk menentukan unsur novel lainnya?       Kita dapat menganalisis sebuah novel melalui unsur-unsur intrinsiknya. Misalnya, kita mengenal tokoh Hasan dalam novel Atheis karya Achdiat K. Mihardja atau tokoh Gadis Pantai yang digunakan Pramoedya Ananta Toer dalam novelnya yang berjudul sama, Gadis Pantai . Setelah menentukan tokoh-tokoh dalam novel, kita dapat menjelaskan tentang watak atau cara pengarang dalam menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh.       Selain unsur-unsur instrinsik, kita dapat menganalisis hal yang lebih luas seperti makna dan nilai-nilai kehidupan yang ada pada novel. Karya sastra tidak bi

STRUKTUR TEKS NOVEL

Secara garis besar, novel terdiri atas bagian perkenalan, konflik, dan penutup. Struktur tersebut berhubungan erat dengan unsur-unsur intrinsik, seperti alur, tokoh, dan latar. Marilah kita mengenal struktur novel dalam karya sastra Indonesia. Novel sebagai Bagian dari Karya Sastra Indonesia Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), novel diartikan sebagai ‘karangan prosa yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku’. Bangunan novel disusun oleh unsur intrinsik, yang meliputi: Tema , merupakan pokok pikiran yang berfungsi menjadi dasar cerita. Alur (plot) , merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi berdasarkan urutan waktu kejadian. Tahap alur meliputi pengenalan, penampilan masalah, pemunculan konflik, puncak ketegangan (klimaks), peleraian (antiklimaks), dan penyelesaian (konklusi). Tokoh (perwatakan) , merupakan sifat dasar atau budi pekerti tokoh. Latar , merupakan

Teks “Anekdot Hukum Peradilan”

Peradilam merupakan suatu sistem atau proses penegakan hukum dan keadilan. Ini berarti bahwa peradilan  merupakan suatu proses untuk menegakkan hukum dan memberikan keadilan melalui pengadilan. Peradilan sangat penting karena segala peraturan hukum yang diciptakan di dalam suatu negara, guna menjamin keselamatan masyarakat dan yang menuju kepada tercapainya kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, maka adanya peradilan yang baik dan teratur serta mencukupi kebutuhan adalah suatu keharusan di dalam susunan negara hukum. Setiap negara mempunyai sistem peradilannya sendiri, tidak terkecuali negar Indonesia. Secara historis, Negara Indonesia sebenarnya tidak memiliki sistem peradilan sendiri dan sistem peradilan yang ada di Indonesia merupakan warisan dari pemerintah kolonial Belanda, kecuali mungkin sistem peradilan adat. Sistem peradilan Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan, terutama pasca era reformasi dan setelah UUD 1945 diamandemen. Layanan publik sering me

Membuat Dialog “Anekdot Hukum Peradilan”

Anekdot menurut KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) yang bertuliskan bahwa pengertian anekdot adalah cerita lucu karna menarik dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Dengan bentuk dan gambaran yang singkat dan pendek, anekdot mempunyai sifat yang sangat lentur sehingga memiliki banyak pembaca. Sedangkan teks dialog adalah teks yang menampilkan dua orang pembicara atau lebih seperti dalam teks drama. Teks anekdot dapat dibuat menjadi teks dialog. Cara Mengubah Teks Anekdot ke Dialog Untuk mengubah teks anekdot menjadi teks dialog dapat dilakukan dengan cara mengubah cara penulisan alinea atau paragraf-paragraf dalam  teks anekdot kedalam bentuk percakapan atau dialog. Dalam kalimat percakapan kalimat langsung ditulis dengan penutur dipisahkan menggunakan tanda titik dua (:), kemudian diikuti dialog. Keterangan yang bersifat informatif dan naratif di dalam anekdot di buat menjadi keterangan penyerta pelaku dal

Menginterpretasi Fungsi Sosial Teks Cerita Fiksi dalam Novel

Image
Latar belakang pengarang memiliki peran yang besar dalam memberikan nuansa dan nilai dalam proses penciptaan karya sastra. Latar belakang tersebut, di dalamnya merangkum berbagai macam kondisi dimana sang pengarang memijakkan kaki, entah itu kondisi politik yang sedang bergejolak, maupun ideologi pengarang itu sendiri. Karya sastra merupakan bagian dari kehidupan masyarakat, kelahirannya di tengah-tengah masyarakat tiada luput dari pengaruh sosial, budaya dan psikologi. Sastra merupakan bentuk kegiatan kreatif dan produktif yang memiliki nilai rasa estetis serta mencerminkan relitas sosial kemasyarakatan. Misalnya saja Andrea Hirata yang dilahirkan di sebuah desa yang termasuk desa miskin dan letaknya yang cukup terpelosok di pulau Belitong. Tinggal di sebuah desa dengan segala keterbatasan memang cukup mempengaruhi pribadi Andrea sedari kecil. Seperti yang diceritakannya dalam novel Laskar Pelangi, Andrea kecil bersekolah di sebuah sekolah yang kondisi bangunannya sangat

Mengevaluasi Struktur Teks Cerita Fiksi dalam Novel

Image
Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang menceritakan tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Kelebihannya buku ini menceritakan tentang persahabatan dan setia kawanan yang erat dan juga mencakup pentingnya pendidikan yang begitu mendalam. Serta kisahnya yang mengharukan. Dalam novel Laskar Pelangi banyak dijumpai metafora, metonimia, dan simile. Metafora merupakan perumpamaan yang membandingkan benda dengan melukiskan secara langsung atas dasar sifat yang sama. Metonimia merupakan gaya bahasa yang menggunakan kata tertentu sebagai pengganti kata sebenarnya karena memiliki pertalian yang begitu dekat. Sedangkan simile disebut juga persamaan, merupakan perbandingan yang bersifat eksplisit dengan maksud menyataka

Menganalisis Teks Cerita Fiksi dalam Novel

Image
Pada dasarnya, teks cerita fiksi tidak berbeda dengan teks sejarah, filsafat, atau sosiologi. Semuanya mengangkat bahan yang sama, yaitu manusia dan kemanusiaan. Hal yang membedakannya adalah bagaimana bahan yang sama itu diolah, disajikan, dan diberi penekanan lewat sudut pandang masingmasing. Secara hakiki, yang membedakan teks cerita fiksi dengan nonfiksi adalah adanya dominasi imajinasi. Dalam teks cerita fiksi, dominasi imajinasi sangat penting. Oleh karena itu, dalam teks cerita fiksi semua fakta cenderung diperlakukan fiksi. Itu pula sebabnya penilaian terhadap teks cerita fiksi tidak berkaitan dengan benar-salah, tetapi berkaitan dengan kesanggupan menyajikan keindahan estetik. Dalam menganalisis teks cerita fiksi, bisa menguraikan berbagai unsur yang membangun teks tersebut. Pada tugas ini, yang menjadi teks model adalah novel Laskar Pelangi. Untuk menganalisis sebuah teks cerita fiksi, bisa dimulai dengan mencari tahu tema ceritanya, sebab tema merupakan ide das